Rebellion Zion menutup laga terakhir MPL Season 9 dengan kemenangan tanpa balas 2-0 lawan Geek Fam. Namun meskipun begitu, kedua tim sudah dipastikan gagal melaju ke playoffs MPL Season 9 karena perolehan poin mereka yang hanya cukup berada di peringkat 7 dan 8.
Usai laga, Swaylow dan Dyrennn mampir ke ruang interview media untuk berbincang mengenai perjuangan mereka selama MPL Season 9 berlangsung dan bercerita mengenai momen apa yang paling mereka sesali. Swaylow mengatakan timnya sempat merasakan “syndrome” atau terlalu percaya diri dengan berbagai ucapan yang memuji performa mereka.
“Di saat kita menang-menang itu, kita sempat syndrome. Jadi itu bikin kita cepat puas diri dan antar pemain jadi beda tujuan,” ujarnya menjawab pertanyaan dari Esports.ID.
Sementara itu, Dyrennn mengatakan ketika Rebellion tertampar kenyataan sudah kalah terlalu sering, mereka lupa caranya untuk bangkit. “Kita lupa ketika sudah di atas, terus kita kalah dan ngga tahu cara menangnya lagi,”.
Swaylow berjanji akan belajar dari pengalaman yang cukup pahit musim ini agar di season selanjutnya tidak terjadi lagi. Ia juga tak tahu apakah Rebellion akan mengubah roster mereka untuk memperkuat tim di musim yang akan datang.
“Kita belajar dari pengalaman. Kita sudah kaya kemarin dan bakal ubah mindset. Kita ulangi lagi lebih baik. Untuk roster aku ngga tahu bakal berubah apa ngga, tapi menurutku bukan masalah player beli atau nggak. Tim yang bagus untuk bukan dicari tapi dibentuk,” tutup Swaylow.
Semoga musim depan bisa lebih baik lagi ya Rebellion Zion.














